Tampilkan postingan dengan label PSIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PSIS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Februari 2020

PSIS Kontrak Muhamad Ridwan Dua Tahun

Kilat Pelangi - PSIS resmi mengikat striker muda, Muhamad Ridwan, Senin (27/1/2020). Striker asal Boja, Kabupaten Kendal itu akan berseragam PSIS selama dua tahun.

CEO PSIS, Yoyok Sukawi menerangkan alasan perekrutan M. Ridwan adalah untuk menambah variasi di lini depan PSIS. Saat ini murni hanya ada dua striker yakni Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto.

“Kita punya pemain yang bisa bermain sebagai striker murni di depan hanya Bruno Silva dan Hari Nur Yulianto. M. Ridwan ini tipikalnya merupakan striker murni, dengan postur tubuh yang tinggi besar, punya kekuatan dan kecepatan. Sehingga bisa menjadi alternatif pelatih untuk lini depan,” ujarnya, Senin (27/1/2020).

Ia menegaskan PSIS rata-rata mengontrak pemain dengan durasi paling sedikit dua tahun. Pihaknya belajar dari musim-musim lalu yang mengikat pemain dengan waktu satu tahun.

Jadi pemain yang kita satu tahun ketika mereka moncer banyak tim lain yang ingin merekrut mereka. Jadi saat mereka pergi, kita patah hati, katanya.

Muhamad Ridwan merupakan pemain kelahiran Kendal 13 Juni 2000 silam. M. Ridwan memperkuat Persela musim 2019/2020. M. Ridwan merupakan jebolan Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan.

Nama M Ridwan sebetulnya sudah tak asing dengan PSIS, karena pada musim 2018 silam dia sempat menjalani beberapa kali latihan di PSIS pasca lulus dari Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan.

Namun saat itu, rekan sekolah bintang Tim Nasional Indonesia U-23 Egy Maulana Vikri ini hanya beberapa saat bergabung dengan PSIS baik di tim senior maupun di tim PSIS U-19 saat itu, kemudian hengkang ke Sriwijaya FC.

Ridwan mengaku alasan kuat ke PSIS karena Semarang sudah seperti menjadi kota kelahirannya sendiri. Walau dirinya lahir di Boja, Kendal namun dari kecil hingga besar Ridwan lebih banyak menghabiskan waktunya di Kota Semarang.



Sumber : Ayosemarang.com

PSIS Incar Wonder Kid Persela, Muhamad Ridwan

Kilat Pelangi - PSIS kembali mengincar pemain muda potensial. Muhamad Ridwan menjadi incaran klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar.

“Muhamad Ridwan salah satu wonderkid Persela. Memang dia yang masuk kriteria,” ujar CEO PSIS, Yoyok Sukawi, Kamis (23/1/2020).

Dia mengaku saat ini PSIS sedang berburu pemain yang berposisi striker. Kriterianya pemain muda yang memiliki tenaga dan kecepatan.

“Kami memang berniat mengumpulkan pemain putra daerah,” imbuhnya.
Muhamad Ridwan merupakan pemain kelahiran Kendal 13 Juni 2000 silam. M. Ridwan memperkuat Persela musim 2019/2020.

Bersama Persela, M. Ridwan menyumbangkan satu gol dan satu assist. Sebelum memperkuat Persela, M. Ridwan mmerupakan pemain Sriwijaya FC.

Sebelumnya, M Ridwan merupakan jebolan diklat Ragunan. Sebelumnya PSIS telah merekrut tiga pemain muda yakni, Alfeandra Dewangga, Wahyu Prasetyo dan Abdul Abanda Rahman.


Laga Simulasi Liga 1, PSIS Kandaskan Tim Juniornya

Kilat Pelangi - PSIS menang 2-0 dalam laga simulasi Liga dengan PSIS U-20 di Stadion Citarum Semarang, Sabtu (15/2/2020).

Laga itu sengaja digelar untuk mempersiapkan anak asuh Dragan Djukanovic menghadapi kompetisi. 

Sejak peluit babak pertama anak asuh Dragan terus menyerang. Lewat pengatur serangan Jonathan Cantillana PSIS terus menggempur adik kelasnya tersebut.

Terus menyerang membuat lini belakang PSIS U-20 kalang kabut. Bruno Silva pun mencetak gol di sepuluh menit awal babak pertama lewat tandukannya. Skor 1-0 untuk PSIS senior.

PSIS U-20 sesekali menyerang lewat serangan balik. Skuad asuhan Khusnul Yakin dan M. Ridwan itu belum bisa menembus rapatnya barisan pertahanan PSIS senior.

Di menit akhir babak pertama PSIS menggandakan keunggulan lewat Flavio Beck Junior. Skor berubah 2-0 untuk PSIS senior tidak berubah hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan.

Di babak kedua Dragan menurunkan para pemain mudanya. Nama- nama seperti Muhamad Ridwan, Eka Febri, Kartika Vedhayanto, Andreas Ado, Zohri dan Septian David Maulana dijajal Dragan. 

Talenta-talenta muda asuhan tangan dingin Dragan tak memberi kesempatan PSIS U-20 membangun serangan.

Berulang kali gawang PSIS U-20 diteror dengan serangan lapis kedua klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar.

Meski demikian penyelesaian akhir telenta muda PSIS Semarang tak membuahkan hasil.

Hingga akhir babak kedudukan tak berubah, PSIS Semarang unggul 2-0 atas tim juniornya.

Dragan menuturkan, tim bermain bagus di laga ujicoba. Yang terpenting adalah membangun mental para pemain.

Menurutnya, motivasi harus terus diberikan untuk para pemain PSIS.

Jika ingin menjadi pemain profesional, mentalnya juga harus profesional. Kami akan terus genjot fisik dan taktik para pemain secara periodik untuk mempersiapkan mengarungi kompetisi, tandasnya.



Sumber : Ayosemarang.com